| Ikan makanan ajaib |
|
|
|
| Written by Administrator | ||||||||||
| Monday, 28 April 2008 | ||||||||||
|
Jangan banyak makan ikan, bisa bikin cacingan, itu kata orang-orang tua dulu. Tentu saja mitos ini tidak terbukti benar. Justru orang-orang Eskimo yang dikenal sebagai suku yang gemar makan ikan ini terbukti mengalami tingkat kematian yang rendah akibat jantung koroner. Ada apa sebenarnya dengan hewan air ini ?. Ikan mengadung asam lemak omega -3 yaitu eucosa pentonoic dan decosahexanoic acid. Asam lemak ini termasuk asam lemak tak jenuh rantai panjang (long chain polyunsaturated fatty acid). Karena kandungan ini, ikan sangat bermanfaat dalam melindungi jantung dari jantung koroner, menurunkan tekanan darah, memperbaiki fungsi endotel dan melindungi dari pengerasan pembuluh darah koroner. Ikan apa yang paling baik dikonsumsi ?. Ikan air tawar dan ikan air laut sama-sama mengadung gizi yang tinggi. Sampai sampai saat ini ikan salmon merupakan ikan yang paling baik dikonsumsi karena dianggap mengandung omega-3 paling tinggi. Untuk dapat mengkonsumsi ikan agar kandungan gizinya tidak berkurang, perlu cara pengolahan yang tepat. Untuk menjaga daya proteksi ikan terhadap aritmia, yaitu dengan dibakar, direbus atau pemanasan dengan microwave dengan tetap menjaga kelemababan ikan agar kandungan gizinya tak banyak terbuang. Proses pengolahan ikan yang tidak disarankan yaitu digoreng, terlebih apabila minyak penggorengan digunakan berkali-kali karena kandungan trans-fatty acid berpotensi menyebabkan penyakit cardiovascular. | ||||||||||
|
||||||||||
| < Prev |
|---|












